There was an error in this gadget

Galeri Foto

03 February 2011

Cara mengukur luas daun

5 comments

Cara mengukur luas daun memang agak sedikit rumit. Tergantung dari bentuk daun itu sendiri. Untuk daun yang pola nya sederhana epx(daun pisang, daun lengkuas, daun bambu) lebih mudah ketimbang daun yang pola nya rumit exp(daun ketela, daun yodium, daun ganja, daun pepaya dll).

Cara yang dapat dilakukan, dan menurut saya ini cukup simpel (hal yang pernah dilakukan oleh kekasih saya saat melakukan penelitian). Sebelumnya sediakan peralatan dan bahan sebagai berikut:
1. Daun yang akan diukur luasnya.
2. Kertas standart, bisa menggunakan kertas hvs yang kualitasnya bagus.
3. Pensil.
4. Timbangan dengan akurasi tinggi (sebaiknya gunakan timbangan elektrik).
5. Gunting atau alat pemotong kertas yang lain, bisa cutter.
6. Alat tulis untuk mencatat.

Prosedur pengukuran:
1. Siapkan daun yang akan diukur, letakkan diatas kertas hvs.
2. Dengan pensil, gambarlah bentuk daun tersebut. Anda harus teliti pada tahap ini.
3. Setelah gambar terbentuk, kemudian potonglah kertas tadi sesuai dengan pola gambar.
4. Timbang bentuk daun dari kertas yang sudah dipotong sesuai pola tadi, misal didapat x=120gr.
5. Sekarang siapkan kertas untuk kalibrasi. Disini tujuannya akan membandingkan berat jenis kertas terhadap berat kertas berpola daun tadi.
6. Misal potong kerta ukuran 10 x 10 cm (terserah anda), kemudian timbanglah kertas tersebut, misalnya didapat y=80gr.
7. Sekarang kita memiliki data kertas dengan ukuran 10 x 10 cm atau sama dengan 100cm2 dengan berat sebesar 80gr. Data kedua, kita memiliki kertas seberat 120gr, tetapi tidak tahu berapa luasnya.
8. Kita buat formula 100cm2=80gr, maka 1gr=100/80cm2.
Atau 1gr=5/4cm2.
9. Sekarang kita hitung perolehan berat pola tadi yaitu 120gr. Jika 1gr=5/4cm2, maka 120gr=120 x 5/4cm2 = 150 cm2
10. Selesai...

5 comments:

Post a Comment

Sebelum meninggalkan halaman ini, silahkan kasih masukan pada blog ini...