There was an error in this gadget

Galeri Foto

29 October 2010

Cara analisis regresi dengan spss

0 comments
Analisis regresi merupakan analisis yang digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dalam penelitian. Sebelum lebih jauh saya menyampaikan bagaimana cara analisis regresi, sedikit saya sampaikan hal-hal yang terkait dengan analisis tersebut.
A. Istilah-istilah
- variabel bebas : yaitu variabel yang mempengaruhi atau disebut juga variabel independent
- variabel terikat : yaitu variabel yang dipengarui atau disebut juga variabel dependent
contoh judul penelitian :
- pengaruh pemberian asi pada bayi terhadap kecerdasan anak. (dari judul ini, maka variabel bebas nya: pemberian asi, dan variabel terikatnya: kecerdasan anak)
- pengaruh gaya kepemimpinan dan tata ruang kantor terhadap efisiensi kerja di PT Rahmadi Putra (variabel bebasnya ada dua yaitu gaya kepemimpinan, dan tata ruang kantor, sedangkan variabel terikatnya: efisiensi kerja)

Jumlah variabel bebas (independen) umumnya tidak dibatasi harus satu, dua atau tiga. Tetapi hal tersebut disesuaikan dengan kemampuan peneliti. Semakin banyak variabel bebasnya, maka akan semakin rumit, baik proses penelitiannya maupun olah datanya. Untuk variabel terikat biasanya hanya satu. Sehingga persamaan regresi yang umum adalah sebagai berikut :
Y=a+bX
Y= variabel terikat
a= konstanta
b= koefisien regresi
X= variabel bebas
B. Data penelitian
Data penelitian secara umum dikelompokkan menjadi 4 tingkatan:
1. data nominal : data kategori, yaitu data angka yang hanya merupakan simbol saja. Misal data jenis kelamin, pria=1, wanita=2. angka 1 dan 2 bukan angka sebenarnya. Jadi tidak dapat disimpulkan bahwa wanita lebih baik dari pria atau sebaliknya. Contoh lain data agama, islam=1, nasrani=2, yahudi=3. bukan berarti agama yahudi yang terbaik. Ciri data nominal, data ini tidak bisa digunakan untuk perhitungan matematis. Jadi misal islam+nasrani=1+2=3 jadi yahudi, bukan seperti ini. Ini tidak berlaku pada data nominal.
2. data ordinal : data kategori, tetapi antara data satu dan yang lainnya memiliki perbedaan, misal peringkat kelas, peringkat 1 tentu lebih baik dari peringkat 2 dan peringkat 3 dan seterusnya. Data jenis ini juga tidak bisa digunakan untuk perhitungan matematis. Angka 1, 2, 3, dst adalah simbol, tetapi diketahui bahwa angka peringkat 1 tentu lebih baik. Faham? He he he Atau contoh lain data tentang kepuasan menggunakan produk (sangat puas, puas, tidak puas).
3. data interval : data berjarak, antar kategori dapat diketahui selisihnya. Data ini juga tidak dapat dibandingkan atau dijumlahkan. Duh, gimana ya njelasinnya... emmm contoh aja ya: misal data suhu air atau suhu apa lah (misal air A=100 derajat, air B=200 derajat, air C=0 derajat. Bukan berarti air B 2 kali lebih panas dari air A, bukan berarti air C tidak memiliki suhu). Contoh lain tentang hasil belajar (A nilainya 40, B= 70, C= 80, D=0. bukan berarti kepandaian A hanya setengahnya C. Juga bukan berarti D tidak punya pengetahuan sama sekali)
4. data rasio : data angka numerik, bisa dilakukan operasi matematika, merupakan data hasil pengukuran, dapat diketahui selisihnya, dapat dibandingkan. Misalnya lama pendidikan SD 6 tahun, SMP 3 tahun, SMA 3 tahun, Sarjana 4 tahun. Jadi lama nya sekolah SD adalah dua kali lamanya sekolah SMP. Contoh lain tentang tinggi siswa, tentang jumlah gaji, dan lain-lain.

Udahhhh.... itu aja pengantar pendukungnya, kenapa saya menjelaskan masalah diatas, karena penting untuk pengetahuan sebelum melakukan analisis regresi. Karena analisis regresi membutuhkan data dengan syarat-syarat tertentu, antara lain datanya harus normal, supaya data normal dapat diakali dengan memperbanyak jumlah sampel. Data bersifat interval atau rasio dan sebagainya.
Langsung saja misalnya kita melakukan penelitian tentang pengaruh tinggi badan terhadap jarak lompatan pada olah raga lompan jauh misalnya. Dari judul ini, kita ingin menguji apakan tinggi badan seseorang itu mempengaruhi jarak lompatan atau tidak. Misalnya kita punya data seperti berikut ini:


Data tersebut dapat diketik terlebih dahulu pada MS EXCEL, atau langsung pada spss, kalau saya lebih suka pake excel duluan. Alasannya untuk kepentingan edit, menghitung rerata, prediksi hubungan, juga manipulasi lebih mudah di excel.
Setelah data selesai, (asumsi saya, anda mengetik dulu di excel). Buka spss anda, tampilan pertamanya seperti ini:


Pilih “type in data” kemudian klik OK. Sehingga muncul halaman seperti ini:


Disana yang saya beri tanda kotak, yang atas adalah var var var var... itu adalah nama variabelnya, nanti akan kita ubah sesuai kebutuhan. Terus yang saya kotak dibawah, ada dua tab, yaitu data view dan variabel view. Gambar diatas adalah tampilan data view, data view digunakan untuk memasukkan data nya, sedangkan tampilan variabel view seperti ini:


Yang perlu disesuaikan menurt saya hanya bagian “name” isikan nama variabel nya, disingkat saja lebih mudah, tetapi tidak boleh didahului dengan angka, misal 1a, 1b, 1c seperti itu tidak boleh. Harus huruf dulu, misal ada angka ya boleh, tapi tidak didepan, misalnya A1, A2, A3 seperti ini boleh. Contoh penelitian kita tadi kan variabelnya tinggi badan dan jarak lompatan, misan tinggi badan saya tulis TB, jarak lompatan saya tulis JL. Pada bagian “type” karena tinggi dan jarak adalah angka2 nanti datanya, maka saya pilih “numerik”. Kolom “decimal” digunakan untuk mengatur berapa angka dibelakang koma. Selanjutnya pada “label” anda boleh tulis lengkap nama variabelnya, misal “tinggi badan” dan “jarak lompatan” seperti ini tampilannya:


Setelah itu klik tab “data view” dan masukkan datanya seperti ini:


Tidak usah banyak-banyak, sekedar contoh kita punya 7 orang yang diamati misalnya seperti itu datanya. Kemudian langkah analisis regresi nya:
- klik menu “analyze”  “regresion” klik “linear...”


- sehingga muncul tampilan ini”


- perhatikan pada bagian yang saya kotaki saja, disana ada dua variabel yang tadi kita susun yaitu “tinggi badan [TB] dan jarak lompatan [JL]” klik tinggi badan, kemudian masukkan ke kolom dependent, caranya klik panah disamping kolom tersebut. Sehingga tampilan seperti berikut ini:


- Kemudian klik “Statistik” untuk menampilkan ukuran statistik yang dibutuhkan. Beri tanda centang yang dipilih


- Kemudian klik “continue” untuk kembali ke jendela sebelumnya. Setelah itu klik “plot” digunakan untuk menentukan grafik histogram dan normal plot.


- Masukkan DEPENDNT ke X, dan ZRESID ke Y, kemudian beri tanda centang pada histogram dan normal probability plot. Klik “continue”.
- Selanjutnya klik “OK” dan tunggu spss sedang memproses data anda.
- Jreng..jreng....jreenggg..... muncul deh output nya seperti ini, akan saya jelaskan bagaimana membaca tabel-tabel nya.
- Output paling awal/atas ada judul, kemudian tabel ini:


- Tabel descriptive statistic: menjelaskan bahwa yang dianalisis ada dua variabel, yaitu tinggi badan dan jarak lompatan. Juga disebutkan mean dan standar deviasi nya, N=7 berarti jumlah data yang kita olah ada 7 data/kasus.
- Tabel corelation: menunjukkan tingkat hubungan, tampilan ini sama persis ketika kita melakukan uji korelasi, tetapi pada uji korelasi biasanya ada keterangannya. Nah pembacaan tabel ini adalah disana terdapat “pearson correlation” berarti menggunakan korelasi pearson, kenapa otomatis begitu? Karena spss tahu jenis data nya rasio. Korelasi tinggi badan vs jarak lompatan = 0,972. (catatan: besarnya nilai korelasi antara -1 s/d +1). Sehingga angka 0,972 termasuk korelasi yang tinggi/signifikan. Pada “sig(1-tailed)” sebesar =0.000 ini dibandingkan dengan taraf signifikansi 5% = 0,05. jika sig(1-tailed) lebih kecil dari 0,05 maka terdapat korelasi yang signifikan. Sebaliknya jika angka sig(1-tailed) lebih besar dari 0,05 maka korelasi tidak signifikan. Hasil analisis diatas berarti ada korelasi yang signifikan.

- Tabel variable entered/removed. Menjelaskan apakah ada variabel yang di hapus atau dimasukkan ke analisis. Disana variable removed tidak ada, berarti tidak ada data yang dihapus, berarti semua variabel dianalisis begitu maksudnya.
- Tabel model summary: menjelaskan besarnya presentase pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Lihat pada R square=0,945 yang berarti variabel tinggi badan mempengaruhi sebesar 94,5% terhadap variabel jarak lompatan, sedangkan 5,5% (100%-94,5%) dipengaruhi oleh faktor lain.


- Pada tabel anova, dapat diketahui apakah var bebas dapat menjelaskan variasi var terikatnya. Berdasarkan angka F =85,293 dibandingkan dengan F tabel pada df pembilang=1, df penyebut=6 diperoleh angka 5,99 untuk 5%, dan 13,74 untuk 1%. Cara pengambilan keputusan, jika F hitung > F tabel, maka var bebas dapat menjelaskan variasi var terikat.
- Tabel coefisien: digunakan untuk membuat persamaan regresi. Dengan mengambil angka pada kolom B, pada constant= -7.184 dan tinggi badan=0,065 berarti persamaan regresi nya:
Y = -7,184 + 0,065 X
- Output berikutnya hanya grafik saja, merupakan gambaran penyebaran data dalam bentuk grafik, tidak perlu saya lampirkan disini gambarnya.

Begitulah kira-kira cara melakukan analisis regresi berikut cara penginterpretasian output spss. Pada tutorial ini saya menggunakan spss 14, tetapi untuk versi yang lain, outputnya akan sama.
Semoga bermanfaat, kalau ada pertanyaan lain atau tentang statistik dengan spss, silahkan request pada bagian komentar, sebisa mungkin akan saya posting tutorial untuk anda.
Mau olah data online? Boleh saja dengan tarif yang sangat murah tentunya  promosi!


21 October 2010

Cara Repair Windows XP

1 comments
Cara repair windows xp adalah cara memperbaiki sistem operasi windows xp yang rusak. Sebab terjadinya kerusakan sangat variatif, mungkin yang terbanyak adalah karena virus atau kesalahan instalasi, atau hasil ghost yang tidak sukses. Kenapa tidak diinstal ulang? Permasalahan yang mungkin terjadi, anda telah menginstal banyak program aplikasi, dan anda tidak memiliki masternya, anda ingin mempertahankan program-program yang sebelumnya telah terinstal. Nah, solusinya dengan repair.

Kesalahan yang sering terjadi ketika ingin me repair Installasi Windows XP adalah ketika muncul pilihan / menu installasi pertama kali, kita memilih Repair Using Recovery Console, sehingga yang tampil adalah aplikasi/window Command Prompt. Memang fitur ini bisa digunakan untuk memperbaiki beberapa error, tetapi yang kita inginkan adalah memperbaiki keseluruhan file-file sistem windows XP bukan dengan command prompt.

Untuk dapat melakukan repair sistem operasi, maka anda harus menyiapkan CD master sistem operasi tersebut. Kenapa? karena proses repair berjalan dari CD. Persiapan teknis yang harus anda lakukan adalah masuk ke BIOS anda, dan ubahlah pada pilihan first boot : CD-ROOM atau jika anda menggunakan CDROOM External, Pilih USB_CDROOM. Kemudian tekan F10 (Save & Exit) Langkah selanjutnya
Masukkan CD Intallasi Windows XP, kemudian restart (reboot) komputer.

- Ketika muncul tulisan “Press any key to boot from CD“, tekan sembarang tombol di keyboard.

- Windows Setup akan melanjutkan dengan me-load file-file yang diperlukan dari CD.

- Setelah itu akan tampil “Welcome to Setup“, maka tekan ENTER (pilihan pertama).


- Setelah itu akan tampil Windows XP Licensing Agreement“
- Tekan tombol F8 ( I Agree ) untuk melanjutkan
- Windows Setup akan mencari apakah sudah ada Installasi Windows XP.
- Jika sudah ada Installasi Windows XP, maka akan ditampilkan dalam daftar. Jika tidak ada, maka tidak akan bisa me-repair Installasi Windows XP ( harus install ulang) Jangan diteruskan jika belum tahu.
- Setelah ditemukan, maka dipilih (select) Windows XP yang di inginkan dan tekan tombol R untuk me-repair Installas windows XP tersebut.


- Tunggu sampai selesai sampai komputer minta restart.
- Setelah restart, dan muncul menu Press any key to boot from CD maka jangan tekan tombol apapun. Ikuti kelanjutan proses repair sampai selesai.
- Setelah selesai dan komputer restart, maka Installasi windows XP sudah berhasil di perbaiki, dan program/aplikasi yang sudah ada, driver hardware dan data akan tetap ada dan berjalan normal, tanpa perlu di install lagi. Kecuali aplikasi yang mengubah file sistem windows seperti Vista Transformation Pack dan sejenisnya. Kalau menggunakan aplikasi seperti ini maka perlu di install ulang.

Kira-kira begitu, semoga bermanfaat...

Buat Asmarawati-ku, You always give me inspiration

19 October 2010

Cara membuka PDF yang terkunci

3 comments
Cara membuka file PDF yang dikunci digunakan untuk membuka file pdf yang dipassword oleh pembuat file pdf-nya. jadi posting ini sebenarya agak berbau hack, tapi semua kembali pada anda. Trik kali ini juga bermanfaat jika kita sendiri yang membuat dokumen pdf dan kita kunci, tetapi saking banyaknya file pdf yang kita buat, dan kunci nya juga macam-macam, nah lupa deh...disitu kita memanfaatkan tutorial ini :-) (membela diri)

Jujur, saya sendiri saat dulu pertama kali menggunakan software ini karena ada tugas kuliah, dan kebetulan saya dapat file pdf yang cocok banget dengan tugas saya. Nah, giliran mau saya edit kok gak bisa copy, gak bisa print. Karena buru-buru trik bodoh yang saya gunakan, yaitu Print Screen, kemudian saya paste di word, dan di print, kumpulkan dapet nilai A. Tapi hasilnya kurang begitu bagus, maklum jadinya khan dianggap sebagai gambar.

Nah, lambat laun (cieleeee kayak apa aja) saya cari2 to eyang kakung "google" dan mendapatkan software ini:



Cara menggunakan gampang sekali, berikut langkahnya:
1. ini wajib anda lakukan: download software nya disini atau dimanapun lah, yang penting anda dapet software ini.
icon nya seperti ini:


2. anda instal dulu program nya, mengingat ini bukan software portabel, klik ganda pada ikon tersebut. (Pembaca yang punya versi portable nya di share yak)
3. setelah instalasi berhasil, pada desktop muncul ikon baru,


4. cara menggunakannya, anda drag file pdf dari explorer menuju ikon tersebut

5. setelah anda drag, biarkan berjalan beberapa saat, maka akan muncul file baru pada explorer anda

6. buka file yang baru, bukan file yang lama

semoga berhasil

16 October 2010

cara menaikkan rangking blog di google

0 comments
Cara menaikkan rangking di google atau search engine lainnya adalah yang dikenal dengan istilah seacrh engine estimation (SEO). Ada beberapa atau bahkan banyak pengembang yang menawarkan jasa untuk menaikkan rating situs dengan bermacam-macam teknik. Bagi pemula, tentu sangat ingin situs kita nangkring no 1 di google dengan keywords yang banyak dicari orang. tetapi perlu diingat, keyword atau kata kunci yang kita pilih garus mencerminkan apa yang ada pada situs kita. Nah ini suatu keterbatasan. contoh keyword yang kita pilih "komputer masa depan" nah dalam posting situs/blog kita harus memiliki artikel yang berkaitan dengan "komputer masa depan". Bagaimana jika tidak? sama saja kita melakukan pembohongan publik. Dari segi kepribadian, bagaimana kita akan meminta maaf pada orang yang telah "tersesatkan". Search engine juga akan mengenali kontent apa yang dimuat dalam artikel tersebut.

Nah, pada kesempatan ini saya (yang juga baru pemula, belum bisa no 1) pengen berbagi tips cara-cara menaikkan rangking di google. Beberapa hal yang harus kita perhatikan antara lain:
1. naiknya rangking adalah proses, sehingga memerlukan waktu. tidak bisa anda membuat blog langsung diterima google.
2. supaya blog kita dikenali google, maka harus didaftarkan dulu ke google add url. Atau situs yang lain seperti posting saya cara ping situs silahkan berkunjung kesana.
3. jangan berharap blog akan langsung tampil di google. Paling tidak butuh waktu seminggu baru bisa nongol.

4. setelah anda daftarkan, ulangi langkah pendaftaran sesering yang anda mampu, hal ini akan semakin banyak entri blog anda di google.
5. upayakan untuk kreatif dalam membuat posting artikel, karena dengan begitu, secara otomatis anda pasti mengakses blog anda, makin banyak dilihat, maka makin naik posisi anda.
6. gunakan kata kunci yang sesuai dengan isi blog anda.
7. cobalah untuk mendaftar addsense, kenapa? dengan begitu blog anda akan dilihat oleh penyedia addsense, apa dampaknya? orang dari luar negri akan melihat blog anda, area pengakses blog ternyata juga memiliki nilai untuk menaikkan posisi anda di search engine.
8. posting topik-topik yang banyak dibutuhkan.

Nah, kira-kira itu tips nya, untuk tips di sisi kode akan saya posting mendatang.
Berikut contoh posisi blog ini di search engine google, belum no 1 siy...he he he


Nah, dengan kata kunci yang lain...ternyata bisa no 1. Tapi lihat jumlah entru yang ditemukan google, pada entri sebanyak 23 ribu sekian, tampil diurutan 2, pada entri 9 ribu sekian berada diurutan pertama.


Nah ini juga perlu kita perhatikan, beda kata kunci beda posisi. Jadi ketika dengan satu kata kunci anda mungkin bisa diurutan 1, tetapi dengan kata kunci yang lain belum tentu no 1. Jadi sabar dan terus berusaha. he he he

12 October 2010

My face

1 comments


sekedar portofolio, latihan tracing.... kalau udah mahir, besok boleh berbagi, he he he

06 October 2010

Cara menggabungkan Partisi Hardisk pada win 7

1 comments
Posting ini menjawab pertanyaan pemberi komentar pada posting saya sebelumnya tentang cara partisi hardisk di win7

Intinya adalah kalau pada posting terdahulu saya bahas membagi hardisk misal semula dua partisi, menjadi tiga, empat, dst. Maka kali ini cara menggabungkan partisi, misal hardisk anda C, D, E, F, G, H, I...dst, akan digabung menjadi C, D, E saja. Entah apa tujuan anda, berikut langkah-langkahnya:
1. Backup dulu data yang ada di partisi yang mau dimerger atau digabung. tujuannya supaya data tidak hilang, atau terjadi "salah kamar" (istilah saya: tercecer tidak karuan dimana letaknya)
2. Klik kanan computer pilih manage
3. Pada jendela “computer management”, pilih storage kemudian pilih disk management. Disebelah kanan jendela tampak sederetan partisi yang telah ada.


4. Klik kanan partisi yang mau di merger atau digabung (klik satu drive, jadi disini satu-satu), pilih delete volume. (dimaksudkan untuk menjadikan partisi tadi menjadi free space)




5. Muncul konfirmasi delete volume. Jika data anda sudah di backup, maka pilih saja [yes], kalau belum klik [no] kemudian backup dulu data anda. dan ulangi lagi langkah-langkahnya. (tadi kan udah saya suruh backup. he he)


6. partisi yang mau di merger atau digabung sudah menjadi free space.


7. Pilih partisi yang akan ditambah volumenya( nah disini, pilih drive yang lain), kemudian klik kanan dan pilih [extend volume].


8. Muncul wizard extend volume, klik [next].


9. Disini atur volume free space yang mau ditambahkan. Gambar dibawah menunjukkan semua free space ditambahkan. jika sudah klik [next]


10. klik [finish].


11. partisi telah digabung, lihat volumenya... sudah bertambah kan? menyesuaikan dengan volume yang digabung tadi.


gitu, semoga pertnyaan pemberi komentar terjawab. Trimakasih kunjungannya.