There was an error in this gadget

Galeri Foto

07 November 2011

Cara Mempercepat Booting dan Shutdown win 7

0 comments

Kalau anda merasa komputer anda paling cepat se RT, mungkin masih ada yang lebih cepat di RT sebelah, jangan mau kalah saing. Jangan mau komputer anda dinilai lemot, berikut tip untuk mempercepat komputer anda, khususnya saat booting dan shutdown pada win 7. Win 7 memang dirancang untuk performa kecepatan yang lebih baik, tetapi masih dapat anda tingkatkan lagi. Berikut tipsnya (dari bu RT sebelah he he he):

Berpindah Window Lebih Cepat
Disable Minimize-Maximize animation dapat membuat PC anda bekerja lebih cepat. Caranya sangat mudah:
1. Klik Start dan ketikkan “SystemPropertiesPerformance
2. Klik tab Visual Effects
3. Hilangkan centang pada “Animate windows when minimizing and maximizing” lalu klik OK.

Mempercepat Waktu Booting Windows 7
Windows 7 hanya menggunakan satu core saja untuk melakukan booting. Dengan menambah jumlah core yang digunakan, Anda dapat mempersingkat waktu booting:
1. Klik Start dan kemudian ketikkan “msconfig” pada bagian search programs and files.
2. Klik pada tab “Boot” dan klik pada “Advanced options”.
3. Cek pilihan “Number of processors” dan tentukan berapa yang Anda inginkan sesuai dengan yang dimiliki PC Anda (biasanya 2, 4 atau 8).
4. Klik “OK” dan “Apply”.
5. Reboot.


Mempercepat Shutdown Windows 7
Shutdown Windows 7 lebih cepat dari Vista ataupun XP, namun Anda masih bisa meningkatkan kecepatnnya dengan melakukan sedikit perubahan pada registry yang mengurangi waktu tunggu Windows untuk mematikan berbagai proses yang ada:
* Klik Start dan ketikkan regedit lalu tekan enter.
* Buka HKEY-LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetControl
* Klik kanan pada WaitToKillServiceTimeOut dan rubah nilainya menjadi lebih kecil.
* Defaultnya adalah 12000 (12 detik) namun Anda bisa memperkecil angka ini.
* Klik OK dan reset PC Anda.

Tambahan:
- Mengatur file gambar yang memiliki warna solid sebagai latar belakang desktop.
- Konfigurasi nilai entri registri DelayedDesktopSwitchTimeout. Nilai ini menentukan interval time-out dari sesi sebelum Windows 7 atau Windows Server 2008 R2 berganti antar sesi.
- Ketik regedit pada kotak SEARCH, kemudian tekan ENTER.
Cari subkey registri berikut "HKEY_LOCAL_MACHINE \ SOFTWARE \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Policies System \"
- Klik dua kali entri registri DelayedDesktopSwitchTimeout. Ubah value menjadi 5, dan kemudian klik OK.

Selesai, silahkan dicoba.

0 comments:

Post a Comment

Sebelum meninggalkan halaman ini, silahkan kasih masukan pada blog ini...