Galeri Foto

27 July 2011

Cara menguji validitas instrumen penelitian

0 comments
Pengantar

Uji Validitas (dari sudut pandang ilmiah) adalah suatu analisis yang dilakukan terhadap butir butir alat penelitian/ instrumen (biasanya dalam bentuk butir soal) dengan tujuan untuk mengetahui apakah butir soal/ instrumen tersebut valid atau tidak, sahih atau tidak, layak atau tidak, ambigu atai tidak dan sebagainya. Mestinya suatu alat/instrument penelitian memiliki sifat yang salah satunya adalah valid/sahih. Sehingga data yang diperoleh dengan instrumen tersebut nantinya juga lebih akurat. Oleh karena itu, maka perlu dilakukan uji validitas instrumen. Kapan kita harus melakukan uji ini? Hendaknya dilakukan sebelum penelitian/sebelum diterapkan pada sampel sesuangguhnya.

Uji Reliabilitas adalah pengujian terhadap instrumen penelitian dengan tujuan untuk mengetahui apakah suatu instrumen akan memiliki tingkat konsistensi yang sama pada kurun waktu tertentu. Lebih jelasnya begini; kita punya soal kemudian diujikan pada si Anu, pada saat itu si Anu menjawab XX, kemudian seminggu kemudian kita ujikan lagi kepada si Anu, maka si Anu pun menjawab XX. Nah, Soal yang SAMA, diujikan pada sampel yang SAMA, tetapi waktunya BERBEDA, hasilnya SAMA, inilah yang disebut reliabel. Tentu saja untuk jumlah butir soal yang banyak, bisa saja agak berbeda, maka dalam hal ini tidak mutlak 100%. Ada beberapa pakar yang membuat kriteria kesahihan reliabilitas ini, diantaranya Dosen saya dulu, Prof Dr Suharsimi Arikunto, silahkan beli bukunya. Menurut beliau, nilai r di kategorikas sebagai berikut:

Kriteria validitas instrumen

Nilai r Interpretasi
0,81 - 1,00 : Sangat tinggi
0,61 - 0,80 : Tinggi
0,41 - 0,60 : Cukup
0,21 - 0,40 : Rendah
0,00 - 0,20 : Sangat rendah


Analisis validitas dengan SPSS
Baiklah setelah mengetahui apa itu validitas dan reliabilitas, serta koefisien-koefisien nya, kita coba mempraktekkan dengan SPSS. Dalam hal ini saya menggunakan versi 15.
1. Pertama buka spss anda, jika belum punya silahkan install dulu, belum punya masternya silahkan request di posting ini atau melalui shoutbox, akan saya upload.
2. Masukkan datanya, misalnya seperti gambar berikut ini, sebagai contoh butir soal ada 10 butir, saya beri nama variabelnya b1, b2, b3 dan seterusnya. Kemudian yang menurun adalah jumlah responden, ada 10 responden.



3. Untuk melakukan uji validitas, klik menu Analyze - Correlate - Bivariate...


4. Kemudian akan muncul jendela seperti ini:


5. Blok semua butir soal yang ada di kolom sebelah kiri, dan klik tanda panah ke kanan untuk memindahkan ke kolom "variables". Pada "corralation coeffisien" pilih "pearson", kemudian pada bagian "test of significance" pilih "two tailed". Beri tanda centang pada "flag significant correation" supaya butir yang valid akan diberi tanda bintang. Kemudian klik Ok.

6. Hasilnya seperti ini:


Maaf gambarnya terlalu kecil, silahkan klik untuk memperbesar, gambar dibawah ini saya potong untuk menampilkan diperbesar:


Dari potongan hasil diatas, kolom no 2 adalah butir 1, disana nilai signifikansi nya 0,029 dimana jika taraf nyata yang digunakan adalah 5% atau 0,05, maka nilai 0,029 < 0,05. maka kesimpulannya butir 1 shahih.

Atau dengan melihat tanda bintang, dibelakang angka 0,684 ada tanda satu bintang, dimana kesimpulannya adalah jika ada flag tanda bintang berarti signifikan, bintang satu berarti shahih pada taraf 5%, sedangkan jika bintangnya ada dua, berarti shahih pada taraf 1%. Lihat keretangan dibawah tabel.

Berikut contoh butir yang lain, yang juga shahih


Lalu bagaimana nasib yang tidak ada flag bintang? Berarti butir tersebut tidak sahih, dan bagaimana solusinya? Ya, diperbaiki bentuk soalnya, mungkin dengan penyederhanaan kalimat/bahasa nya, sehingga mudah difahami. Dengan demikian apa yang diharapkan akan dapat diperoleh dengan instrumen tersebut.

Sekian dulu tutorial ini, untuk uji reliabilitas akan saya posting mendatang. Semoga bermanfaat. Ohya ada berapa langkah? Ada berapa kali Klik? Berapa rupiah jika anda mengujikan ke orang lain? Ya, ratusan ribu!!! Bayangkan jika anda menguasai ini dan membuka jasa analisis data, seberapa singkat anda dapat "mengeruk" rizki Allah? Tapi jangan pelit, sebarkan ilmu yang anda miliki, karena yang saya tahu, tampat analisis data kebanyakan tidak akan memberitahu anda bagaimana caranya, hanya menunjukkan hasilnya. Pelit!

0 comments:

Post a Comment

Sebelum meninggalkan halaman ini, silahkan kasih masukan pada blog ini...